SEJARAH PENDIRIAN BADAN PENYELENGGARA
YAYASAN TRI SUKSES WIDYA PRAJA
KAMPUS STIE WIDYA PRAJA TANAH GROGOT

Bermula dari munculnya berbagai harapan baik dari orang tua siswa pada saat pelepasan/perpisahan yang dilaksanakan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun Madrasah Aliyah (MA) di Tanah Grogot, yang dilaksanakan setiap tahun yang selalu mempertanyakan kepada Pemerintah Daerah tentang keberadaan perguruan tinggi di Kabupaten Paser serta dorongan dari berbagai tokoh masyarakat seperti : Bapak Drs. H. Ahmad Ramli (Alm), Bapak H. Andi Salim (Alm), Bapak H. M. Harbi Siraje, Bapak H. Abdul Azis Muhammad (Alm), Bapak
- Bachrun HAN (Alm) dan lain-lain, agar segera diupayakan mendirikan Perguruan Tinggi dengan pertimbangan:
- Untuk membantu para lulusan SMA, SMK dan MA yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke luar daerah disebabkan karena ketiadaan biaya pendidikan;
- Untuk mempersiapkan anak didik menjadi kader pembangunan di daerah;
- Sementara lembaga pendidikan tinggi di Tanah Grogot belum ada;
Dengan merespon kepedulian terhadap harapan masyarakat yang begitu besar akan adanya perguruan tinggi tersebut, maka dibentuklah Yayasan Tri Sukses (YATRIS) Golongan Karya yang di Ketuai oleh Bapak Drs. H. Abdurrahman Parti, M.AP berdasarkan Akte Notaris Abdul Wahab, SH tanggal 24 September 1990, sebagai badan hukum yang dapat menaungi pendirian perguruan tinggi tersebut.
Sebagai langkah awal pendirian perguruan tinggi, maka pada tanggal 12 Juni 1997 pengurus Yayasan Tri Sukses (YATRIS) Golongan Karya menghadap Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XI Kalimantan di Banjarmasin untuk mendapatkan informasi serta petunjuk tentang mekanisme pendirian perguruan tinggi. Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Kopertis Wilayah XI Kalimantan, maka Yayasan Tri Sukses (YATRIS) Golongan Karya menyampaikan surat nomor : 08/YATRIS/XII/1997 tentang permohonan pendirian Program Diploma Tiga (D3) dengan nama Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUBANK) Widya Praja dengan program studi Keuangan dan Perbankan. Pada tanggal 15 Juni 1998. Akademi Keuangan dan Perbankankan (AKUBANK) Widya Praja Tanah Grogot disetujui pembukaannya berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 046/D/O/1998.
Pada tanggal 28 Oktober 1998 diadakan peresmian pembukaan Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUBANK) Widya Praja sekaligus pelantikan Direktur terpilih yaitu Bapak Drs. H. Arman Ganie, M.AP oleh Ketua Yayasan Tri Sukses (YATRIS) Golongan Karya.
Seiring dengan program pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia dan untuk menunjang pelaksanaan Otonomi Daerah, maka sejak tahun 2002 dipandang sangat perlu untuk meningkatkan status Akademi Keuangan dan Perbankankan (AKUBANK) Widya Praja dari program Diploma tiga (D3) menjadi Strata Satu (S1). Pada tanggal 10 Oktober 2002, Yayasan Tri Sukses (YATRIS) Golongan Karya menghadap Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk berkonsultasi tentang peningkatan status dari Diploma tiga (D3) menjadi Strata Satu (S1).
Menindaklanjuti pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tersebut, maka pada tanggal 22 Oktober 2002 diajukan proposal tentang peningkatan status menjadi Strata Satu (S1). Karena masih terdapat perbaikan proposal yang diajukan, maka pada tanggal 15 Mei 2003 YATRIS kembali berkirim surat disertai hasil revisi proposal yang dipersyaratkan oleh Dirjend Dikti.
Pada tanggal 24 September 2004 YATRIS mengutus Bapak Drs. H. M. Sadrie Dj, M.Si untuk menyampaikan langsung surat permohonan YATRIS tentang peningkatan status menjadi STIE karena penjelasan surat terdahulu tidak sitemukan dalam arsip Dirjen Dikti. Balasan surat Dirjen Dikti pada tanggl 3 Nopember 2004 berisi petunjuk mengenai usulan pendirian Sekolah Tinggi yang ditindaklanjuti kembali oleh YATRIS Golkar dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan melalui surat YATRIS Golkar pada tanggal 20 April 2005 dengan melampikan proposal sebagaimana yang dipersyaratkan.
Balasan surat Dirjend Dikti pada tanggal 13 Agustus 2005 merupakan petunjuk lanjutan tentang perbaikan proposal yang dikirim terdahulu. Dengan semangat yang tak pernah pupus akan kehadiran Sekolah Tinggi, YATRIS Golkar selalu merespon setiap persyaratan kelengkapan administrasi dengan terus melakukan validasi data sebagai kelengkapan administrasi serta melayangkan kembali proposal sebagaimana surat pengantar yang dibuat pada tanggal 21 Desember 2005 dan balasan surat Dirjend Dikti pada tanggal 12 Januari 2006.
Kemudian pada Wisuda IV Diploma III Akademi Keuangan dan Perbankan Widya Praja yang dilaksanakan tanggal 7 Pebruari 2006, melalui Bapak Syahrani Ambo Oga, Pembantu Rektor IV Universitas Islam Kalimantan Banjarmasin merupakan putra Kabupaten Paser yang menjadi tokoh di Kalimantan Selatan hadir menyampaikan orasi ilmiah, berjanji akan membantu proses peningkatan status dari Diploma III (D3) menjadi Strata Satu (S1). Sehingga pada tanggal 1 September 2006 dikeluarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 183/D/O/ 2006 tentang Pemberian Ijin Keuangan dan Perbankan Widya Praja menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Praja Tanah Grogot.
Proses pendirian Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUBANK) Widya Praja sampai kepada perubahan bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja, juga tidak terlepas dari dukungan moril Pemerintah Daerah Kabupaten Paser yang selalu memberikan support terhadap kehadiran lembaga pendidikan tinggi dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya putra-putri Kabupaten Paser.